Pengurukan Lahan Rencana Pembangunan Griya Plemahan Asri Dikeluhkan Warga, Ini Sebabnya.

 

Jombang, www.koranpatrolixp.com

Proses pengurukan lahan rencana pembangunan Griya Plemahan Asri yang berada tidak jauh dari kantor desa itu, dikeluhkan banyak warga, mulai dari luberan tanah yang berada diatas jalan aspal hingga debu yang beterbangan.

Dari perihal itu diungkapkan oleh salah satu warga desa Plemahan kecamatan sumobito, sebut saja TS (inisial), kepada media koranpatrolixp.com dirinya memaparkan pada jalan yang saat ini dibuat akses untuk melakukan pengurukan rencana perumahan itu. Rabu (12/4/2023).

“Kondisi akses jalan penghubung antar dusun yang berada tepat dibaratnya balai desa Plemahan sangat memprihatinkan, selain tanah yang dibuat urugan meluber rata ke permukaan jalan, lebih parahnya lagi saat kondisi hujan.” tutur warga.

Apalagi saat tanah yang berada diatas jalan aspal itu terkena hujan, sambung pemaparan TS, jalannya sangat licin dan tanah urugan itu juga mengandung lumpur. “Jadi kalau lewat jalan itu, saya harus extra hati – hati mas, takut terpeleset.” katanya.

Dari penuturan warga lain yang tidak ingin disebutkan namanya juga menambahkan. “Tak hanya lincin mas, pada saat kondisi tanah yang meluber ke jalan itu kering, debu beterbangan terbawa angin, rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi pengurukan, kondisinya penuh dengan debu yang dirasa berasal dari urugan tanah itu.” ucap narasumber.

Ia berharap, tandas warga, pihak pengembang mau memperhatikan akses jalan tersebut, supaya segera membersihkan tanah yang ada diatas jalan itu. “Dan pemerintah desa Plemahan juga bisa memfasilitasi warga kepada pengembang, supaya bisa melewati jalan dan debu yang beterbangan ada solusinya.” pintanya.

Lebih lanjut warga, “Apalagi sebentar lagi sudah masuk lebaran, otomatis akses jalan tersebut sangat vital bagi warga untuk bersilaturahmi ke sanak saudara, jika kondisinya seperti itu, ya sangat susah riwa riwi lewat jalan tersebut.” jlentrehnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Plemahan Chamami juga mengatakan, ketika dimintai keterangan oleh media terkait luberan tanah urug yang menutupi jalan dan dikeluhkan banyak warga. Rabu (12/4/2023).

“Mengeluh itu pasti ada, meskipun belum banyak luberan tanah yang berasal dari urugan itu juga sudah mengeluh.” terang Kades.

Masih kata Kades. “Namun pihak pengembang sanggup memperbaiki mas, kalau dilaksanakan sekarang ya gak mungkin, karena proses pengurukan belum selesai, jadi ya nunggu selesai dulu.” paparnya.

Terpisah, media koranpatrolixp.com berupaya mengkonfirmasi kepada pihak pengembang rencana pembangunan Griya Plemahan Asri via nomor telepon yang tercantum di banner pemasaran. Kamis (13/4/2023).

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih informasinya, besok akan kami tinjau lokasi untuk perbaikan jalan tersebut.” balasnya singkat.

Disinggung, kapan rencana akses jalan tersebut dilakukan perbaikan oleh pengembang. “Insya Alloh secepatnya kami perbaiki.” pungkasnya. (hdk/tim).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses