Misterius!! JUT Desa Pandanwangi Diwek Terkesan Membodohi Publik.

 

 

 

 

 

Jombang_www.koranpatrolixp.com

Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dilingkup Pemerintah Desa (Pemdes) yang ada di Kabupaten Jombang, Jawa timur, masih ada juga melaksanakan tanpa adanya papan informasi publik (papan proyek dan prasasti) supaya masyarakat maupun publik bisa mengetahui serta mengawasi bangunan tersebut dari awal hingga akhir pelaksanaan.

Pembangunan jalan usaha tani tersebut berada di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, dari pantauan media koranpatrolixp.com, diketahui jalan rabat beton itu tidak ada sehelaipun papan keterangan proyek yang terbuat dari Banner maupun prasasti proyek dari keramik tepat berada di awal hingga akhir lokasi pekerjaan, Rabu (2/8/2023).

Dari penuturan warga setempat yang berprofesi sebagai petani setempat juga mempertanyakan tidak adanya informasi anggaran maupun panjang jalan rabat beton, ” Dari awal memang Desa Pandanwangi tidak pernah memasang papan proyek kok mas, itu terhitung sejak bangunan jalan paving yang berada disisi Utara jalan rabat beton ini, ” jelas W-N-T sambil menunjuk letak jalan paving, ketika dimintai keterangan media persis dilokasi pekerjaan.

” Seingat saya dulu mas, sambung penuturan W-N-T lantang, paving itu dibangun sejak tahun 2021 juga tanpa keterangan, selanjutnya jalan rabat beton posisi ditengah ini dilaksanakan tahun 2022 juga tanpa keterangan.Bahkan untuk melanjutkan ruas jalan rabat beton yang baru selesai itu juga sama, tanpa adanya papan informasi, tiga tahun berturut – turut membodohi masyarakat, ” bebernya.

Tak hanya Desa terkesan membodohi publik dan masyarakat disetiap pekerjaan yang ada ditengah area persawahan ini. “Hasil bangunannya juga banyak keretakan, terlihat disetiap sambungan cor saat proses pengerjaan, parahnya lagi samping kiri dan kanan jalan rabat itu berkelok kelok, ” urainya.

W-N-T juga menambahkan, ” Kalau tidak salah dan seingat saya ya mas, jalan rabat beton itu selesai dikerjakan tanggal 23 juli 2023, pada saat proses pengecoran antara dua mingguan gitu, tapi saya tidak berani memastikan waktu pelaksanaannya mas, ya itu perkiraan kurang lebihnya saja, ” katanya.

Sementara itu, dari penjelasan pihak desa lewat ketua TPK Huda, berdalih jika prasasti proyek masih dalam proses pemesanan. ” Prasastinya masih dipesankan mas, ” ujar ketua TPK Desa Pandanwangi, saat dikonfirmasi media via pesan WhatsApp-nya, Rabu malam (2/8/2023).

Lebih lanjut ketua TPK, “Lebih baik, besok kita ketemuan aja mas, ” balasnya.

Ditanya berapa volume JUT itu dan berapa nilai anggaran yang dialokasikan pada jalan tersebut. Dan apa benar bangunan itu bersumber dari Dana Desa.

Ketua TPK menjawab, “Mboten mas (bukan mas), ” jelasnya, tetapi dirinya enggan memberikan keterangan terkait sumber dana, volume JUT dan nilainya, hanya sebatas membalas emoji minta maaf. (hdk/tim).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses