JUT Rabat Beton Desa Kepuhkembeng Baru Selesai Dikerjakan Sudah Banyak Yang Pecah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jombang_www.koranpatrolixp.com

Kegiatan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) jenis pekerjaan rabat beton yang terletak di dusun Jajar RT.02 / RW.05 desa kepuhkembeng kecamatan Peterongan kabupaten Jombang, hasil pekerjaannya diduga tidak sesuai spesifikasi mutu jalan rabat dan jalan tersebut menuai sorotan publik.

Dari pantauan media koranpatrolixp dilapangan, diketahui bahwa jalan rabat beton tersebut sudah nampak kondisinya sangat memprihatikan, dibeberapa ruas sudah banyak yang retak bahkan keretakan jalan rabat itu ditambal aspal dan ditutupi hamparan pasir, Senin (9/10/2023).

Salah satu warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya, juga mempertanyakan hasil fisik jalan rabat beton yang berlokasi di selatan kantor desa, dirinya mengatakan ketika dimintai keterangan media.

“Padahal baru saja selesai lo jalan rabat itu, tapi kenapa kok sudah banyak sekali yang retak tembus,” tuturnya.

Seingat saya belum genap sebulan selesai dikerjakan, tandasnya, dan pada saat proses pengerjaan saya tau persis seperti apa campurannya.

“Terlihat semen satu sak semen yang masuk pada molen (mesin pengaduk), tetapi koral dan pasirnya tak beraturan jumlah yang dimasukkan,” jelasnya.

Tak ubahnya yang dikatakan narasumber lain juga senada yang diutarakan warga sekitar, dirinya juga menilai bahwa pembangunan jalan rabat beton dusun Jajar itu sarat penyimpangan mutu dan kualitas.

“Jika memang benar dikerjakan sesuai komposisi ataupun petunjuk teknis (bestek) pasti tidak seperti itu hasil yang dikerjakan, namun faktanya, belum apa – apa sudah rusak, padahal jalan rabat itu tidak dilewati kendaraan berat,” jlentreh narasumber.

Narasumber menambahkan, jika memang seperti itu, saya yakin pihak pelaksana tidak melaksanakan sesuai dengan nilai anggaran yang dialokasikan, dan terindikasi ada permainan mutu. “Kualitas jalan cor bisa saja dikurangi, untuk bisa mencari keuntungan pribadi mas, makanya jalan sudah rusak.” bebernya.

Sementara itu, media berupaya mengkonfirmasi kepada Kepala Desa (Kades) Kepuhkembeng via selularnya, untuk memperjelas atas rusaknya jalan rabat beton yang baru selesai dikerjakan namun sudah pada retak, namun Kades enggan memberikan jawaban yang dikonfirmasikan, pesan yang dikirim sebatas dilihat dan dibaca saja oleh Kades. Senin (9/10/2023).

Sebatas informasi yang dihimpun, pembangunan jalan usaha tani jenis rabat beton dusun Jajar menelan biaya sebesar Rp.126.001.253 (sudah termasuk pajak dan biaya umum), dengan volume 1.50m x 405m tetapi tidak disebutkan berapa tebal jalan cornya, bersumber dari dana Jombang Berkadang TA. 2023 dan dilaksanakan oleh TPK Desa Kepuhkembeng.

Hingga berita ini dinaikkan ke meja redaksi koranpatrolixp, belum ada keterangan jelas atas dugaan fisik jalan rabat tak sesuai bestek, namun upaya media terus mencoba mengurai dugaan itu semua kepada ketua TPK maupun ke pihak Pemdes.

(Hdk/tim)

Editor : Septi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses