Terkendala Hujan Dan Mendekati Waktu Magrib, Tim DPMD Belum Bisa Monev Pembangunan Pagar Makam Dusun Bandaran Jombang

Jombang – www.koranpatrolixp.com

Setiap target bangunan yang berada dilingkup desa, baik bersumber dari Dana Desa (DD), Jombang Berkadang maupun BKK Tahun anggaran 2022, dilakukan pemeriksaan dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Tim Monev DPMD Kabupaten Jombang, setelah bangunan tersebut selesai dikerjakan oleh pihak desa.

Dari paket pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan, salah satunya terletak di dusun Bandaran desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang Jawa Timur itu, juga sudah dilaksanakan monitoring evaluasi (Monev) oleh tim dari DPMD Kabupaten Jombang.

Tetapi dalam proses pemeriksaan, tim Monev dari DPMD terkendala hujan deras, serta waktu itu sudah menjelang waktu magrib, jadi tim belum bisa melaksanakan pemeriksaan fisik dilokasi pekerjaan.

Hal itu, diungkapkan oleh Kabid Bidang Pembangunan Desa DPMD Jombang, Evi Setyorini, saat dimintai keterangan oleh awak media koranpatrolixp.com via selular, dan menjelaskan. Senin (7/11/2022).

“Pembangunan pagar makam desa Mancilan Kecamatan Mojoagung sudah dilakukan pemeriksaan maupun monitoring evaluasi oleh tim kita, tetapi untuk memastikan sudah di monev, saya cek dulu daftarnya” tutur Kabid Evi Setyorini.

Dari hasil tim melakukan evaluasi pada pekerjaan pembangunan pagar makam itu, tim terkendala waktu sudah menjelang magrib, serta ditambah saat itu dalam kondisi hujan deras.

“Berdasarkan catatan hasil Monev, pada saat melaksanakan monitoring evaluasi paket tersebut, tim terkendala hujan dan waktu sudah mendekati magrib, jadi tim tidak bisa melakukan Monev dilapangan” ucapnya.

Saat disinggung terkait nilai anggaran pada pekerjaan pembangunan pagar makam yang diduga terlalu tinggi dan tidak seimbang dengan volume pekerjaan, apakah sebelumnya pihak perencana sudah melakukan verifikasi rencana dan estimasi biaya ke pihak terkait, “Sudah diverifikasi oleh Dinas terkait” ujarnya.

Diminggu sebelumnya, kejanggalan dan dugaan penyimpangan pada pekerjaan pembangunan pagar makam dusun Bandaran disorot oleh publik dan masyarakat, perihal campuran spesi, nilai anggaran serta volume pekerjaan yang dilaksanakan. Jum’at (18/10/2022).

Pada paket pekerjaan pembangunan pagar makam (TPU) yang berada di dusun Bandaran Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, beberapa hari yang lalu sudah selesai dilaksanakan oleh TPK desa.

Saat proses pengerjaan ada beberapa item yang diduga tidak sesuai bestek, seperti sistem pembuatan spesi yang langsung diaduk pada tumpukan pasir, serta pembesian kolom juga dirasa jumlah tulangan besinya patut disorot.

“Pagar makam dusun Bandaran itu luasannya terhitung meter panjang, bukan meter persegi, kok sampai menghabiskan anggaran sebesar itu, tak tanggung – tanggung lho, sampai menelan biaya senilai Rp.75 juta rupiah” kata narasumber saat ditemui tidak jauh dari lokasi, pada saat proses pengerjaan pagar berlangsung. Jum’at (18/10/2022).

Masih dari penuturan narasumber, “Dimensi kolom yang dikerjakan sangatlah besar, tetapi hanya diisi empat lonjor besi Tulangan, apakah jumlah tersebut sudah sesuai gambar, jika betul berjumlah empat, apa tidak boros pada selimut betonnya, itukan masih bisa dibuat menambah volume pasangan batu bata” ungkapnya.

Proses pembuatan spesi pasangan batu kali dan batu bata merah, tidak nampak adanya takaran perbandingan didekat pekerjaan, dan tumpukan pasir yang ada langsung diberi semen setelah itu diaduk, berapa perbandingan campuran yang dibuat oleh pelaksana pekerjaan.

Selain itu, nilai anggaran yang dialokasikan pada pekerjaan itu, layak ditindaklanjuti oleh instansi terkait, baik dari tim kecamatan Mojoagung, Tim Monev DPMD maupun pemeriksa inspektorat Jombang.

“Yang mana publik berharap, pembangunan pagar makam tersebut harus transparan pada jumlah total anggaran sesuai dengan fisik yang dikerjakan, dan juga minimal gambar rancangan pagar ditempel pada lokasi, jadi masyarakat dan publik bisa ikut mengawasi pekerjaan tersebut” narasumber memungkasi. (hdk).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses