Seorang Ibu Penerima Bantuan Program “Makanan”, Diduga Jadi Bahan Candaan Oleh Camat Di Story WA.

Jombang –  www.koranpatrolixp.com

L-G-H (inisial) 55 tahun, warga desa Karobelah kecamatan mojoagung kabupaten Jombang Jawa timur, diduga menjadi bahan candaan oleh salah satu Camat di Kabupaten Jombang Jawa timur.

Hal tersebut, diketahui dari postingan status Camat beberapa hari yang lalu, dalam postingan itu, foto ibu L-G-H saat menerima bantuan program “makanan” diduga dibuat bahan candaan camat, dan foto itu tertulis “Senyum bahagia penerima makanan….🤣🤣😜😜. Jum’at (30/12/2022).

Di pemberitaan media koranpatrolixp.com juga memuat perihal itu, dengan judul “Tak Patut Ditiru!! Seorang Pejabat Publik Upload Story WA Terkesan Merendahkan Seseorang, Ini Detailnya. Unggahan pada hari Jum’at (30/12/2022).

Guna mengklarifikasi ke pihak ibu penerima bantuan program “makanan” tersebut, media koranpatrolixp.com mencoba menemui ibu L-G-H dikediamannya, dan dirinya singkat memberikan komentar yang dipertanyakan. Senin (2/1/2023).

“Iya, saya mendapatkan bantuan makanan itu, dan pemberian makanan yang terakhir dihadiri oleh Bapak Camat, ibu bukti tempat wadah makanannya bisa dilihat dibelakang” tutur Bu L-G-H.

Ditanya, apakah ibu sudah didatangi Bapak Camat setelah terakhir kali bertemu disaat menghadiri pembagian bantuan program “makanan” pada tanggal 30 Desember 2022. “Tidak ada yang datang mas, semenjak terakhir kali pembagian itu” ungkapnya.

Dihari sebelumnya, Camat M-R (inisial) saat dikonfirmasi pihak media, dirinya mengungkapkan, akan meminta maaf secara langsung kepada ibu L-G-H, atas postingannya yang memakai media foto ibu tersebut. “Saya akan meminta maaf kepada ibu itu secara langsung” kata Camat saat dikonfirmasi Tim, pada Jum’at sore (30/12/2022).

Dihari berikutnya, janji dari Camat untuk meminta maaf kepada yang bersangkutan belum juga dilakukan, dan media berupaya menanyakan ke Camat M-R, malah anehnya nomer WhatsApp salah satu Tim diblokir sama Camat. Aneh!!!.

Terpisah, sementara itu, dari keterangan salah satu tetangga L-G-H, sebut saja Ita, mengatakan perihal dugaan pelecehan nama dan pelecehan penerima bantuan “makanan” itu. Senin (2/1/2023).

“Wah kalau seperti itu, jelas pelecehan mas, masa mendapatkan bantuan kok diposting seakan akan jadi bahan guyonan gitu” kata Ita, saat ditemui dirumahnya, yang bertetangga dekat sama Bu L-G-H.

Mentang – mentang wong ndukuran ae, (mentang mentang orang pejabat aja) sambung penuturan Ita, seenaknya saja membuat orang jadi viral, kalau viral dalam hal baik sih tidak apa, itu seperti ngenyek (ngejek) jika diartikan dalam postingan tersebut.

Lebih lanjut penuturannya, “Coba pelecehan dari foto itu ada hukumnya, tambahnya, isok dilaporno iku mas, (bisa dilaporkan itu mas), tapi tidak ada hukumnya, hanya hukum moral dan ber-etika saja” tandas Ita sambil memasang wajah sewot.

Ia menambahkan, “Yang paling jelas kalau p Buostingan itu terkesan melecehkan atau mengejek, dilihat dari Emoji-nya sudah jelas, bahwa meluapkan rasa senang tetapi juga jadi bahan guyonan atau candaan, gak pantas disebut pimpinan itu” jlentreh Ita.

“Saya yakin Bu L-G-H gak paham kalau dirinya dibuat bahan candaan, tapi kalau tau dirinya diperlakukan semacam itu, pastilah marah mas” Ita memungkasi. (hdk/wdynti).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses