Proyek Tebing Perkuatan Jalan PUD Di Desa Basoka Dinilai Berpotensi Rugikan Negara.

Sumenep – www.koranpatroli.com 

Proyek pembangunan tebing penguatan jalan PUD yang terletak di Desa Basoka,  Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga ada kejanggalan dalam penggunaan material.

Pasalnya Proyek yang dikerjakan oleh CV ANUGERAH PRATAMA dengan pagu anggaran 186.600.000 diduga pengunaan material batu nya sebagian menggunakan bekas proyek tebing yang sebelumnya, yang diduga di gunakan kembali ke proyek yang sedang dikerjakan saat ini, 11/11/2022.

Salah Satu pekerja membenarkan jika bahan material bekas pembangunan yang lama digunakan kembali dan menurutnya itu merupakan perintah atasannya.

“Iya pak, bos perintahkan batu bekas bangunan tebing yang lama di pakai lagi, yang bisa di pakai oleh bos di suruh pasang kembali karena hawatir anggaranya tidak cukup sama yang di selatan, karena di selatan sudah dikerjakan duluan kan rencana hanya di sana aja, jadi ada sisa dana pindah ke selatan juragan saya tidak tahu jika yang di selatan itu sudah dikerjakan duluan, yang di selatan itu sebenarnya lokasi ke dua tapi di kerjakan duluan.

Itu baru juga kan bisa dipakai separuh ya sebagian juga tertimbun tanah ya jadi yang bisa digunakan langsung saya gunakan pungkasnya

Kepala Desa Basoka saat di konfirmasi melalui sambungan selulernya mengatakan bahwa pekerjaan tersebut merupakan milik CV, dan bukan  pekerjaan Desa, namun menurut nya yang mempunyai pekerjaan tersebut Dinas Pekerjaan Umum melalui CV, karena itu sudah urusan Kabupaten, dan itu sudah jadi jalan PUD sejak kemarin, dan pastinya nanti ada pelebaran jalan dan sekarang jalan itu sudah jadi jalan Basoka menuju Gadu Timur, bukan jalan desa lagi katanya.

Ketika ditanya pembangunan tebing yang sebelumnya itu apa juga pekerjaannya Dinas Pekerjaan Umum atau pekerjaan Desa.

“Kalau tebing yang sebelum nya itu pekerjaan milik Desa, itu di bangun pada tahun 2018 yang lalu, jadi tebing ini anggaranya dulu dari desa, kalau material nya ada yang di pasang lagi saya tidak paham, “kata Kades Basoka.

“Jika penggunaan bahan material lama itu saya benar benar tidak tau, tapi mungkin saja digunakan ketimbang nganggur, “imbuh nya.

Pewarta | Sahawi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses