Lemah Dalam Pengawasan, Amblesnya Pavingisasi Pasar Loak Mojoagung Jombang Diduga Dikerjakan Asal Asalan.

Jombang – www.koranpatrolixp.com

Lemah pengawasan saat proses pengerjaan dari Dinas Terkait maupun pengawas lapangan, membuat paket pekerjaan pavingisasi yang ada diarea pasar loak desa mojotrisno kecamatan mojoagung kabupaten Jombang Jawa timur, membuat hasil fisik paving amburadul dan acak acakan, terkesan pihak penyedia jasa leluasa mengerjakan semaunya.

Hal itu terlihat dari kondisi fisik paving yang beberapa minggu sudah rampung dikerjakan, tetapi hasilnya sangat memprihatikan, selain banyak dibeberapa titik sudah ambles dan juga material paving ada yang pecah serta cuil. kuat dugaan saat proses pengerjaan pada paket pekerjaan itu tanpa adanya pengawasan.

Dari hasil pantauan media patroli dilokasi pekerjaan hari sebelumnya, terlihat bahwa permukaan fisik paving sudah ambles, serta dibeberapa titik material paving juga ada yang pecah menjadi dua bagian, bahkan lebih parahnya lagi sebagian pengunci uskup juga sudah keluar dalam tatanan paving, Pekerjaan tersebut menjadi sorotan publik. Minggu (4/12/2022).

Penuturan Kepala Bidang (Kabid) Disperindag Kabupaten Jombang Haris juga memberikan jawaban atas konfirmasi yang dipertanyakan media via selular, terkait ambles dan amburadul bahkan acak acakan pekerjaan paving pasar loak mojoagung. Senin malam (5/12/2022).

“Besok kita pantau ke lokasi, dan nanti kita liat di lapangan serta kita tanya ke pengawasnya maupun pelaksananya, kalau hasilnya memang seperti itu, ya kita suruh memperbaiki” ujar Haris kepada media patroli via WhatsApp-nya.

Saat ditanya, apabila dari hasil tinjau lokasi pekerjaan paving, dan terbukti bahwa pelaksanaan paving tidak sesuai mutu dan kualitas, maupun menghiraukan metode pelaksanaan, dari pihak Dinas apa ada klaim maupun denda atas ketidaksesuaian bestek.

Masih dari penjelasan Haris, “Kontrak pekerjaan kan masih berjalan, kalau tidak sesuai bestek, ya nanti material harus diganti sesuai spek, makanya nanti kita tanya pengawasnya” imbuhnya.

Disinggung, setelah pekerjaan sudah rampung, tetapi hasilnya tidak sesuai dan acak acakan, akan tetapi masih perlu tanya dan koordinasi dengan pengawas lapangan dan penyedia jasa, apa tidak terindikasi bahwa saat proses pengerjaan lemah dalam pengawasan, Kabid enggan menjawab dan konfirmasi sebatas dibaca saja. (hdk).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses