Konsultan Bangunan Soroti Kejanggalan Nilai Anggaran Dengan Volume Pembangunan Pagar Makam Dusun Bandaran Jombang.

Jombang, www.koranpatrolixp.com

Terkait kejanggalan yang dirasa bahwa nilai anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan pagar makam (TPU) yang berada di Dusun Bandaran Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang Jawa Timur, membuat Konsultan Teknik Bangunan yang beralamatkan di Jombang menyoroti hal tersebut.

Pada volume yang dikerjakan disinyalir tidak seimbang dengan jumlah total anggaran yang digelontorkan, yaitu senilai Rp. 75.000.000 (tujuh puluh lima juta rupiah), sedangkan panjang volume pagar 53,30m dengan item pekerjaan pondasi batu kali, sloof beton, kolom beton, pagar bata merah serta finishing.

Dari penjelasan secara teknis oleh Konsultan bangunan yang berkantor di Kabupaten Jombang, hanya saja alamat kantor dan kediamannya tidak ingin disebut pada pemberitaan media massa, dirinya memaparkan atas dugaan bahwa nilai anggarannya terlalu tinggi, diduga harga satuan telah di Mark Up. Hal itu patut disoroti. Minggu (6/11/2022).

“Setiap item pekerjaan sudah ditetapkan HSPK oleh Pemkab Jombang tahun 2022, satu contoh saja pada pekerjaan pasang bata merah dengan campuran 1pc : 4psr, disitu sudah diketahui harga per M2 nya ialah Rp.271.041,49 sudah termasuk pajak, jika volume pekerjaan 53,30m berapa harga per meter yang dibuat pihak perencana Desa Mancilan” tutur Konsultan Bangunan.

Apabila volumenya sepanjang 53,30m, lanjut penjelasan konsultan bangunan, sudah bisa diketahui volume total yang direncanakan yaitu 114,59 m2 dengan ketinggian tembok pagar makam tersebut 2,50m ditambah dimensi sloof beton dan ring balok atas pagar. Berapa harga satuan pondasi batu kali, kolom beton dan sloof maupun ring beton per M3 nya.

Ia menyebut, jika volume total sebesar itu (114,59m2) sudah bisa ditentukan berapa nilai total harga pekerjaan yang harus dialokasikan oleh pihak Aspirator maupun pihak Desa, tidak lebih dari Rp. 60 juta rupiah ditambah PPn dan PPh. Dirinya menduga bahwa nilai yang dialokasikan telah di Mark Up harganya, hal itu patut ditindak lanjuti oleh Pihak Pemeriksa yaitu DPMD Jombang dan Inspektorat Jombang.

“Meskipun proses perencanaan sudah masuk tahapan verifikasi, hal tersebut juga patut disorot, sebab harga yang dialokasikan sangat tidak wajar untuk sebuah bangunan pagar dengan panjang total 53,30m sampai menghabiskan mendekati ratusan juta rupiah, pihak terkait harus secepatnya menindak lanjuti paket pekerjaan tersebut, publik menunggu hasil itu” tambahnya.

Dirinya juga menyayangkan, dari segi konstruksi bangunan juga dirasa terlalu boros pada pekerjaan, diketahui pada kolom beton per jarak 3m itu, kenapa harus sebesar itu dimensi kolom betonnya, padahal didaerah Mojoagung bukan tanah labil atau tanah gerak, itu sama saja menghambur hamburkan uang Negara buat bangunan yang seharusnya cukup memakai kolom berukuran standart.

Dihari sebelumnya, awak media koranpatrolixp.com juga berupaya menggali keterangan dan kejelasan kepada Ketua TPK Nasrudin perihal dugaan pekerjaan pagar makam itu terlalu tinggi harganya serta diduga bahwa spesifikasi teknis adukan juga lepas dari bestek. Sabtu (5/11/2022).

“Ngapunten (mohon maaf), untuk pembangunan pagar makam yang berada di Dusun Bandaran itu, kita sudah laksanakan sudah sesuai, dan saat ini progress pekerjaan juga hampir selesai seratus persen” ucap Ketua TPK.

Rencana Minggu ini, tambah dari penjelasan Ketua TPK, kita akan laksanakan gotong royong untuk membongkar pagar lama yang terletak persis didepan bangunan pagar baru, supaya terlihat bersih dan rapi, dan volume pagar yang kita laksanakan juga ada penambahan panjang dari rencana panjang semula.

Saat disinggung, berapa meter tinggi bangunan pagar makam yang direalisasikan oleh TPK Desa, sampai harus menggelontorkan uang negara sebesar Rp.75 juta rupiah, dengan panjang hanya 53,30m, dirinya juga menyampaikan. “Wah kalau masalah tinggi pagar, saya lupa, dan saya harus melihat dulu RAB nya mas, berapa yang direncanakan oleh Kaur Perencana Desa” imbuhnya.

Jika ada waktu luang, Monggo (silahkan) datang langsung ke kantor desa untuk menemui kaur perencanaan, supaya tau berapa meter panjang pagar dan berapa meter tinggi pagar yang direncanakan, sampai menelan anggaran sejumlah yang tertulis di papan kegiatan proyek. (hdk).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses