Aparat Desa Harus Berjiwa Sosial Kata Kades Ranu Wurung Gading,

 

 

 

 

 

Probolinggo,www.koranpatrolixp.com

Melayani masyarakat desa terutama terkait dengan kepentingan publik adalah kewajiban sebagai kepala desa serta perangkatnya, sebagai aparat yang bertugas di desa terkadang pelayanan masyarakat tidak terbatas jam kerja saja tapi fleksibel dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini juga dirasakan oleh Kades Abdul Latip,SH, yang menjabat sebagai Kepal Desa (Kades) Desa ranu Wurung Kecamatan Gading kabupaten Probolinggo Jawa Timur ( Jatim )

 

Saat ditemui ditempat kerjanya oleh salah satu wartawan patroli group di Kantor Desa Ranu Wurung kecamatan Gading probolinggo rabu ( 20/12/2023 ), sekitar jam 8,00,Kades Abdul Latip,SH,dia asli pribumi desa Ranu wurung muda ganteng,menuturkan bahwa sebagai aparat desa harus mempunyai jiwa sosial kepada masyarakat terutama terkait dengan pelayanan masyarakat. Contoh sederhananya adalah jika ada masyarakat memerlukan layanan seperti surat keterangan yang permintaannya diluar jam kerja, sebagai aparat kita harus tetap melayani, jangan pelayanan hanya berpatokan pada jam kerja saja”. Tutur Abdul Latip,SH.

 

Selanjutnya kades Latip sapaannya sehari hari yang sudah menjabat hampir dua (2) periode ini menjelaskan bahwa selain sebagai aparat desa, dirinya juga adalah bagian dari masyarakat desa, sehingga dalam aktivitasnya sebagai perangkat kepala desa harus selaras dengan kehidupan sosial masyarakat. “Ketika kita diperhadapkan dengan kepentingan masyarakat dan kepentingan pribadi atau keluarga maka kita harus utamakan dulu kepentingan masyarakat. Bukan kita tidak mementingkan keluarga tapi kita harus bisa melihat skala prioritas untuk dikerjakan dengan kita mengutamakan kepentingan orang banyak itulah salah satu bagian dari jiwa sosial kita”. Ucap lelaki Abdul Latip yang berkulit Black swit/atau yang hitam manis ini,

Abdul Latip sebagai ujung tombak di pemerintahan Desa Ranu wurung yang jaraknya kurang lebih radius 9 km dari kantor kecamatan Gading,tapi dalam hal bekerja, lelaki murah senyum ini yang telah mempunyai dua(2)orang anak ini berpendapat bahwa selain hubungan antara dengan bawahan, perangkat desa juga adalah sebuah tim kerja. “Dalam organisasi Pemerintah Desa, sesama aparat harus kompak dan satu visi dan misi, tidak boleh menonjolkan ego pribadi. Karena untuk hasil pelayanan yang maksimal diperlukan tim kerja yang kompak”. Pungkas Latip,yang mempunyai gelar sarjana hukum(SH)ini,( Arifin,St,Ma,)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses