Griya Belajar Ahe (Anak Hebat) Di Godong Jombang, Mengasah Kemampuan Anak Sejak Dini.

 

Jombang, www.koranpatrolixp.com

Saat ini, les atau kursus sudah menjadi kebutuhan penunjang pendidikan anak, Karena salah satu manfaat les atau kursus adalah dapat membantu anak menggali minatnya sejak dini, sehingga banyak mengetahui variasi kemampuan dan kegiatan, selain itu les atau kursus sejak kecil, juga dapat mengasah kemampuan anak dengan berbagai kegiatan.

Setiap orang tua umumnya, berkeinginan memberikan yang terbaik untuk buah hatinya sejak dari kecil, hal itu bisa diwujudkan dengan mengikuti les atau kursus untuk anak, ini berguna agar nantinya si kecil punya kemampuan yang memadai dan bisa mengetahui bakat sang anak sejak dini.

Maka dari itu, Griya belajar Ahe (Anak Hebat) dengan motto “Belajar Baca” beralamatkan di Dusun Godong II RT.04 / RW.05 Desa Godong Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang Jawa Timur itu, digagas oleh Ananda Alifviah, S.Pd dan teman temannya, bertujuan membuat anak didik dirangsang untuk mengembangkan keseimbangan motorik, hiperaktif, kemampuan mengelola emosi, kemampuan sosialisasi dan kemampuan kognitif masing masing anak.

Ananda mengatakan, mengajarkan anak membaca, menulis dan berhitung (Calistung) anak usia dini (4,5 tahun), porsi lesnya masih harus lebih kecil dibandingkan dengan porsi bermain mereka, hal itu agar mencegah anak tidak stres ketika diajarkan, selain itu, mengajarkan baca tulis harus dipenuhi dengan suasana menyenangkan.

Belajar Ahe dimulai sejak dini, sambungnya, setelah itu dilanjutkan ke tahap Ase dari yang sudah lulus, Ahe boleh dilanjutkan les dasar berhitung matematika, Ase boleh tidak, pada intinya memasuki tahapan Ase sudah lancar baca dan lancar tulis.

“Kemampuan berhitung, cenderung relatif lebih cepat dikuasai dibandingkan baca – tulis, namun begitu mengajarkan tetap wajib dengan penuh keceriaan dan memancing penasaran anak, berhitung kongrit menjadi awalan yang harus menggunakan alat atau benda yang kongrit, kepahaman konsep menjadi prioritas ketuntasan.” ungkapnya.

Masih kata Ananda, metode belajar sambil bermain yang kami terapkan, sangat bermanfaat, menjadikan anak lebih mandiri dan percaya diri, kepribadian anak lebih konstruktif, mudah mengikuti pelajaran, anak sangat senang bersekolah, keingintahuan tinggi dan terarah, konsep diri kuat, minat sekali pada multi kegiatan dan sangat mampu bertransaksi.

Lebih lanjut Ananda, “Untuk saat ini jumlah anak didik dirumah les Ahe (Anak Hebat) sekitar 56 anak, terdiri dari anak usia 5-6 tahun berjumlah 41 anak, dan anak usia 7-12 tahun berjumlah 15 anak didik, untuk sekolah berasal dari PAUD Aisiyah serta TK Pertiwi Godong, pendidikan Dasar dari SDN Godong, dan alhamdulillah semua anak didik Ahe mudah untuk diajak belajar.” tuturnya.

Menurutnya, lebih lanjut Ananda, kami juga terapkan metode belajar kreatif, karena metode belajar yang lebih bervariasi, misalnya teknik menghafal. Sedangkan kemampuan kognitif, membantu untuk meningkatkan prestasi anak disekolah, dan meningkatkan intensitas belajar anak yang lebih menyenangkan.

Perlu diketahui, Griya belajar Ahe (Anak Hebat) sudah tersebar luas diseluruh Indonesia, Unit Bimbel berlisensi resmi dengan menggunakan 6 metode Ahe yang asyik, menarik dan jitu, karena metode belajar membaca tanpa mengeja dan menulis dengan metode dekte. Griya Ahe godong gudo juga buka pendaftaran setiap hari, bisa menghubungi ke nomor 0857-3179-7807.

Ia berharap, “Dengan adanya les griya belajar Ahe (Anak Hebat) di desa godong Gudo, menjadikan generasi anak – anak sekarang, khususnya dikabupaten Jombang, bisa menjadi anak yang berprestasi, bisa membanggakan orang tua, dan ilmu yang didapat juga bermanfaat bagi individu anak itu sendiri.” pungkasnya. (wdynti/hdk).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses