Nakhoda KM. Labobar Melakukan Perbuatan Tidak menyenangkan Dan Pencemaran nama baik

 

Jakarta, Www.koranpatrolixp.com
Diduga Nakhoda KM. Labobar telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan serta pencemaran nama baik. Dimana menempel foto di kantor informasi dek 5 km Labobar dimana tertera sebuah foto dengan ada embel embel wartawan Gadungan atas nama sdr. MA.

Dan kami sebagai pemilik dan pimpinan redaksi koranpatroli group sangat sangat tersinggung dan terhina atas dugaan perbuatan penguasa di kapal Labobar. Kami sampaikan bahwa oknum yang bernama MA adalah Wartawan Sah dengan diberikan Tanda pengenal yang sah oleh perusahaan.

Sebagai mana dalam UU. RI no. 40/1999, Tentang Pers. Demikian juga Pers merupakan Pilar Ke empat Demokrasi dalam tugas sebagai Social kontrol. Untuk itu kami katakan protes sangat Keras atas tindakan Penguasa di Kapal Labobar yaitu nahkoda bersama pam satu LM yang membully terhadap wartawan kami sdr MA. sebagai wartawan gadungan.

Saya selaku pimpinan media koran patroli yang keluarkan Tanda pengenalnya dan itu sah dan bertanggung jawab keabsahan saudara MA sebagai salah satu wartawan kami. Dan kami sudah banyak Terima informasi situasi di kapal hingga kini ,tapi sebagai Mitra kerja kami belum ekspose ke bobrokan di kapal.yang dilakukan oleh Nakhoda dengan Pam satu.

Sebagai tangan kanan Nakhoda. Lucunya PAM satu ( LM ) baru dipindahkan ke Km. Labobar tapi langsung oleh Nakhoda dijadikan PAM satu ada apa. Sesuai informasi banyak kebijakan oleh Nakhoda melalui PAM satu yang mungkin melanggar peraturan PT Pelni dan BUMN,

Sebagai contoh ABK di ijinkan menyewa kamarnya sesuai jauh dekat dan Setoran ke Nakhoda 100/ kamar. ( bukti rekaman ada) pesan Nakhoda ” Cari uang yang banyak ” Selain itu Nakhoda mengutip kepada pedagang atau asongan kopi dan makanan di kapal dengan tarif setoran satu juta per/trip bisa bayangkan satu bulan dua Trip dan asongan makanan dan minuman di kapal Labobar sekitar 24 orang. Berarti satu bulan 48 juta uang tersebut kemana
(Bukti rekaman ada).

sebenarnya gonjang ganjing wartawan gadungan ini sebenarnya bukan MA yang bermasalah, tapi dari masalah kesalah pahaman antara penumpang dari Sorong inisial MS dan B.
Dan masalah sudah selesai secara kekeluargaan dengan damai di kantor kp3 pelabuhan Ambon.

Dan kebetulan MA dkk ikut ke Polsek sebagai simpati terhadap yang berseteru kemudian salah satu oknum inisial ( F ) yang kerabatnya berdamai di Polsek minta di foto KTA salah satu wartawan kami dan yang di foto punya sdr. MA.

Nah awal permasalahan rupanya inisial F.anak dari inisial MS yang berselisih dgn inisial B. tersebut membuat berita di media online titastotry. Id dengan topik wartawan gadungan berkeliaran di kapal.Dan tanda pengenal MA yang jadi foto profil di berita Hoax tersebut.

Hingga heboh dan Nahkoda penguasa di kapal labobar ikut ikutan menyebarkan berita hoax dgn memerintahkan pam satu LM untuk bantu viralkan berita Hoax dan foto profil wartawan kami saudara MA. Di pajang di kantor informasi dek 5 depan km Labobar Tempat publik.

Sedangkan MA jadi kambing hitam dari permasalahan oleh pihak penumpang dan pihak kapal.Salah besar Sang Nahkoda penguasa labobar terlalu subjektif.
Dengan melakukan pencemaran nama baik ke wartawan koran patroli group.

Dan saya selaku pimpinan media koran patroli group dan beserta redaksi pusat Koran patroli group meminta Direksi PT Pelni harus tindak tegas dan sebaiknya dimutasi atau di Grounded ini oknum Nakhoda dan oknum pam satu LM di Km Labobar.

 

Pewarta: Redaksi KPG
Sumber : Team Elang laut.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses